Jayapura (SinarPapua.com) – Kanwil Kemenkum HAM Papua, Kamis (11/7) melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba di kalangan remaja kususnya para pelajar. Soaialisasi dilakukan karena prihatin terhadap data pengguna di kalangan remaja telah mencapai 49,23 persen sesuai data yang di keluarkan BNN Papua .

Merespon hal tersebut, Kantor Wilayah Kemenkum HAM Papua hadir memberikan perhatian terhadap peredaran narkoba dikalangan pelajar, melalui bidang Hukum menggelar Penyuluhan Hukum tentang penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar, pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Kamis (11/7) di Aula Sekolah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sentani.

Didampingi Pelaksana tugas Kepala SMK N 1 Sentani, sebanyak 300 (tiga ratus) siswa baru pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2019/2020 mengikuti penyuluhan tersebut.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Papua Kadiv Yankum dan HAM, Max Wambrauw dimoderatori JFT Perancang, Selvy dan narasumber, Penyuluh Hukum Madya Kanwil Papua, Suhardiyatno, Kabid Hukum Sutrisno.

Tampil penuh semangat, Sutrisno memberi penekanan terhadap hal-hal yang harus dilakukan untuk melawan narkoba.

“Pandai memilih teman, bersikap percaya diri untuk menolak jika ada tawaran narkoba, menjadi modal utama,” Ujar Sutrisno

“Penggunaan narkoba yang salah dapat merusak otak, ibarat komputer rusak tidak akan bisa diinstal kembali, seperti itulah gambaran otak kita, ” Ungkap Sutrisno menganalogikan.

Dilanjutkan oleh Selvy JFT Perancang, Banyak orang sukses yang jatuh karena narkoba, kita bisa lihat melalui layar kaca maupun media cetak, kisah menyedihkan itu, jadi jangan pernah rusak masa depan kteman-teman dengan penyalahgunaan narkoba. Hal ini disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari Pelajar.

Sementara itu, Suhardiyatno Penyuluh Hukum Madya Kanwil Papua sangat bersemangat memberikan penjelasan terkait bahaya Narkoba dan wacana terakhir ke depan SMK 1 Sentani akan dibentuk Sekolah Ramah HAM oleh Kanwil Kemenkum HAM Papua.

Selain materi para pelajar juga disodorkan beberapa pertanyaan oleh narasumber dengan hadiah berupa coklat dan makanan ringan lainnya.

Penyuluhan yang berlangsung sangat bersemangat selama kurang lebih 2 jam diisi dengan sesi tanya jawab. Para pelajar yang keseluruhannya berasal dari siswa baru dengan antusias bertanya terkait narkoba kepada narasumber.

Usai kegiatan sosialisasi, kepada media dan Humas Kanwil Papua, Plh Kakanwil Max Wambrauw mengatakan, Narkoba dan zat-zat terlarang sudah banyak masuk ke Papua dan masuk bisa jadi PNG juga wilayah lain.

“Kami dari Kementerian Hukum dan HAM selalu mensosialisasikam bahaya narkoba, sasaran kita pada dunia pendidikan yakni sekolah-sekolah,” ujar Max

Dikatakannya kita juga akan ke sekolah lain untuk menyampaikan penyuluhan dan sosialisasi undang-undang terkait narkotika, minimal mereka tidak harus mengetahui semua tapi pelajar bisa paham.

“Mereka akan menjadi agen dan mesosialisasi kepada teman-temannya baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” tegas Wambrauw

Dijelaskannya perlu pembentukan karakteristik anak yang baik yakni dimulai dari keluarga, sekolah dan lingkungan, organisasi, Gereja dan masyarakat.

Lulus Peprayanto Bagian Pengawas Kesiswaan SMK 1 Sentani mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kanwil Kemenkum HAM Papua.

“Kegiatan ini sangat positif jangan terpengaruh dari kegiatan sosial yang negatif,” Kata Lulus

Dirinya berharap, semoga kegiatan ini terus berlanjut di sekolah lain dan juga kalangan masyarakat agar mencegah peredaran gela Narkoba di Papua.

Turut hadir, Pejabat Eselon III & IV dilingkungan Kanwil Kemenkum HAM Papua serta JFT Perancang dan staf.(Sius)

LEAVE A REPLY