Timika (SinarPapua. com) – Kampung Mandiri Jaya Distrik Wania Kabupaten Mimika merupakan salah satu kampung yang masuk kategori sadar hukum yang diresmikan oleh Mentri Hukum dan HAM pada 26 November 2018 lalu. Dengan dilakukan penandatangan prasasti secara langsung oleh Mentri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Dengan ditetapkannya Kampung Mandiri Jaya itu sebagai kampung sadar hukum, Kodim 1710/ Mimika bersama Pemerintah Daerah Mimika langsung melakukan peninjauan lokasi guna memastikan pengerjaan pembangunan yang dilakukan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di kampung tersebut.

Sebelum dilakukan peninjauan lokasi, Kodim 1710/Mimika, Pemda Mimika bersama masyarakat setempat melakukan upacara bersama dan membuka secara resmi kegiatan pembangunan TMMD ke 105 pada Rabu (10/7).

Kegiatan peninjauan dilakukan pada salah satu rencana pengerjaan proyek TMMD yaitu pada lokasi pembangunan jembatan. Dimana kondisi jembatan yang ada saat ini masih berupa kayu batangan yang disusun dan kondisinya pun sudah tidak layak karena sebagian sudah lapuk dan licin jika turun hujan.

“Kampung Mandiri Jaya dipilih sebagai lokasi TMMD ke-105 karena dihuni oleh masyarakat Papua secara mayoritas dan Kampung Mandiri Jaya sendiri merupakan komunitas masyarakat yang sudah mandiri” ucap Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan.

“Masyarakat Kampung Mandiri Jaya pun secara tegas menolak Miras sehingga diharapkan dapat menjadi Pilot Project dan contoh bagi kampung lain untuk menjadi lebih maju” tambahnya.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Mandiri Jaya, Elias mengatakan masyarakat Kampung Mandiri Jaya telah berkomitmen untuk hidup damai dan menolak Minuman keras (Miras) serta tidak mau terlibat dalam pertikaian antar suku seperti yang pernah terjadi di wilayah Kwamki Narama Mimika.

“Kami semua masyarakat kampung mandiri jaya sangat mendukung kegiatan TMMD dapat terlaksana sehingga kampung kami dapat berkembang dan maju seperti kampung lainnya ,” ujar Elias.

Sementara Wakil Bupati Mimika mengapresiasi komitmen hidup dari masyarakat Kampung Mandiri Jaya dan berpesan agar warga membantu TNI dalam pelaksanaan TMMD itu sehingga timbul rasa memiliki serta tetap memelihara pembangunan agar bisa berguna dalam jangka panjang.

Selain pengerjaan 2 buah jembatan, Kodim 1710/Mimika sendiri memiliki sasaran fisik lainnya yaitu pembangunan 3 unit MCK dan 3 unit sumur bor serta penimbunan jalan sepanjang 1 km. Selain itu ada juga sasaran non fisik berupa penyuluhan penyuluhan pertanian, peternakan, KB Kes, Narkoba dan HIV Aids. (Steve)

LEAVE A REPLY