Timika (SinarPapua.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Rabu (15/5) melakukan operasi mendadak (sidak) di toko toko, kios dan distributor dalam Kota Timika. Dalam sidak tersebut, Disperidag menemukan berbagai macam makanan ringan dan minuman telah kadarluarsa untuk diperjualbelikan sehingga barang abarang tersebut langsung diamankan untuk dijadikan barang bukti hasil sidak.

“Sidak ini kami bagi menjadi tiga tim yakni di Distrik Mimika Baru, Wania dan Kuala kencana. Tujuannya untuk memantau barang barang dagangan jelang idul fitri,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika Bernadinus Songbes dalam operasi mendadak (sidak) di pertokoan sp2.

Songbes menjelaskan, sesuai petunjuk Bupati melalui Sekda Mimika, bahwa menjelang Idul Fitri atau perayaan umat muslim, semua harga bahan pokok dan bahan lainnya harus segera dituntaskan setelah itu melaporkan hasil usai sidak dilakukan.

“Dalam operasi mendadak ini juga kami melibatkan BPOM dibantu oleh Kemetrologian dan PPNS disperindag mimika,” ucap Songbes.

Lanjut Songbes, barang barang sudah kadarluarsa selanjutnya akan dikumpulkan semua dan akan dievaluasi bersama dan dilaporkan ke Bupati setelah itu akan dilakukan berita acara pemusnahan barang secara keseluruhan

“Kami berharap dalam pemusnahan nanti akan dihadiri oleh Bupati, Kapolres dan semua pimpinan stackholder lainnya seperti yang kami lakukan pada tahun lalu,”

Kata Songbes, sangsi akan diberikan kepada pemilik toko jika ditemukan barang barang kadarluarsa selanjutnya akan diserahkan kepada reskrim urusan perekonomian untuk diadili dengan hukum pidana karena pelanggaran penjualan barang kadarluarsa

“Tiga hari kami akan melokalisir toko toko dan distributor penjualan bahan makanan dan bisa juga akan diajukan kembali perpanjangan operasi mendadak jika masih banyak toko yang belum terjangkau pada saat pelaksanaan di lapangan,”

“Tim pengawasan barang kadarluarsa telah memiliki sk dari Bupati yang didalamnya di ada BPOM, Polres Mimika serta disperindag sendiri,” tukas Songbes.

Selain itu, lanjut Songbes, semua data harga penjualan di pasaran untuk bahan makanan akan dicatat secara keseluruhan oleh Disperindag dimana setiap akhir bulan melaporkan perkembangan harga pasar di Kementrian RI dengan data terupdate setiap tanggal 30 secara online. (Red)

LEAVE A REPLY