Timika (SinarPapua.com) – Partai Amanat Nasional Kabupaten Mimika, hingga saat ini belum menyerahkan berkas Bakal Calon Legislative Mimika ke KPU Mimika untuk ikut serta pada Pemilihan Legislative 2019 mendatang lantaran terjadi sengketa antara Pengurus PAN Mimika dan KPU Mimika terkait Surat Keterangan Daftar Caleg Sementara.

KPU Mimika telah memberikan waktu hingga tiga hari kedepan terhitung 28-31 Agustus 2018. Sementara pengajuan daftar bakal calon Legislitive sudah dimulai sejak tanggal 4 hingga 17 juli 2018 lalu.

Lantaran meninbulkan sengketa, Ketua PAN Kabupaten Mimika Philipus Wakerkwa mengajukan permohonan penyelesaian sengketa di Gakumdu Mimika dengan nomor perkara : 01/ps/pl/bws.mmk/33.10/viii/2018/ yang dimediasi Bawaslu Kabupaten Mimika (selaku mediator)

Sidang sengketa PAN Mimika dan KPU Mimika dilaksanakan Selasa (28/8) di Kantor Gakumdu Mimika di jalan Yos Sudarso Kabupaten Mimika.

Jalannya sidang sengketa berlangsung alot masing-masing mempertahankan kebenarannya namun pada akhirnya sidang di putusan bahwa KPU Mimika bersedia menerima pendaftaran Caleg dari PAN dengan memberikan masa waktu pendaftaran selama tiga hari kedepan.

Menurut Ketua KPU Mimika Yoel Luis Rumaikewi, PAN hingga saat ini belum terdaftar dalam SK DCS (daftar caleg sementara) dan berkas para caleg karena obyek sengketa dalam permohonoman daftar caleg sementara bukan pendaftaran ke Silon(sistim informasi pencalonan).

“Permohonan dari pemohon mengenai apakah PAN bisa dikutsertakan pada prinsipnya KPU siap mengikutsertakan siapapun juga untuk memeriahkan pesta demokrasi,”

“Namun tentunya pihaknya membutuhkan win-win solution dalam hal ini keputusan bersama antara KPU dan Bawaslu Mimika akan tetapi perlu memperhatikan hal – hal tertentu jangan sampai ada kekurangan lagi nantinya sehingga yang perlu menjadi perhatian adalah proses ini bukan menjadi kewenangan secara sepihak,” kata Ketua KPU Mimika Yoel Luis Rumaikew.

Atas dasar petunjuk dari KPU Provinsi, KPU Mimika memberikan kesempatan selama tiga hari kedepan terhitung Rabu(29/8).

“Sesuai kesepakatan yang dimediasi dengan Banwaslu, ada kesempatan selama tiga hari, persyaratan yang di syaratkan dalam syarat celeg-caleg dalam tiga hari harus lengkap.”kata Ketua KPU Mimika.

Sementara itu Philipus Wakerkwa sebagai ketua partai PAN Mimika mengatakan, pihaknya mempunyai hak demokrasi sehingga apa salahnya pihaknya memohon kepada KPU agar PAN ditetapkan sebagai peserta, pihak pan mengaku telah melakukan pendaftaran secara online pada saat ketua berada di Jakarta namun dinilai KPU Mimika telah lewat masa pendaftaran.

Pihaknya mengaku bahwa semua persyaratan sudah siap namun ada berkas yang belum diantaranya pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan yang harus dilakukan di Jayapura.

“Ada 26 caleg PAN yang telah masuk kedalam silon untuk itu saya meminta kebijakan dari KPU untuk mengikutsertakan PAN dalam pemilihan legistaive,”

“Kami sudah daftar kan online..kami daftar di Jakarta tapi di Timika waktu itu ada gangguan jaringan,” kata Ketua PAN Mimika Philipus Wakerkwa.

Jika dalam tiga hari kedepan partai PAN Mimika belum juga menyelesaikan syarat-syarat dan medaftarlan calegnya ke KPU Mimika bisa dipastikan PAN Mimika tidak akan ikut serta dalam Pileg 2019. (AS)

LEAVE A REPLY