Timika (SinarPapua.com) – Mama mama Papua yang kesehariannya sevagai pedadang di pasar lama Timika, Kamis (20/6) melakukan aksi demo di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika. Mama mama pedagang itu meminta agar Pemerintah Daerah membangun pasar khusus pedagang Papua seperti di Kabupaten lain yang ada di Papua.

Massa yang mendatangi Kantor Bupati membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan Satpol PP stop melakukan tindakan kekerasan terhadap mama – mama Papua dan Pemda Mimika stop melakukan pergusuran pasar. Selain itu mama mama menyuarakan aspirasi agar Pemerintah menyediahkan kendaraan transportasi bagi pedagang Suku Amungme dan Kamoro.

Mama-mama Papua meminta agar pedagang asli Papua tidak di relokasi dari Pasar Lama di jalan Bhayangkara dan Bogenvile ke Pasar Sentral jalan Hasanudin.

Menurut mama mama, untuk berjualan di Pasar Sentral Timika, para pedagang harus mengeluarkan biaya transportasi lebih besar daripada berjualan di Pasar Lama, sehingga mereka menilai hasil jualan hanya habis untuk biaya transportasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Menyikapi permintaan maasa, Sekretaris Disperindag Kabupaten Mimika Yoga Pribadi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten sementara waktu mengijinkan untuk para pedagang asli papua berjualan di pasar lama, sambil menunggu keputusan Bupati Mimika pada 10 juli mendatang.

Kapolsek Mimika baru AKP. Ida Waymramra mengucapkan terimakasih kepada massa karena melakukan demo dengan damai. Menurutnya, apa yang telah di sampaikan Pemerintah di harapkan agar massa tetap bersabar. (Red)

LEAVE A REPLY