Timika- Pasca di laporkan telah terjadi pembantaian ke 31 orang pekerja jembatan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Minggu (3/12) kemarin, Polda Papua Selasa (5/12) bereaksi dan langsung menerjunkan 2 pleton gabungan TNI Polri ke Kabupaten Nduga guna melakukan pengejaran terhadap KKB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Mustofa Kamal, mengatakan pasca pembantaian 31 orang pekerja proyek PT Istaka Karya pagi ini telah disiapkan 2 peleton pasukan untuk diterbangkan menuju Kabupaten Nduga.

Kata Kamal, para pelaku adalah kelompok KKB wilayah Nduga Wamena yang juga pernah melakukan penembakan pesawat Trigana Air dan membantai tiga warga sipil serta bocah yang masih umur 9 tahun di Nduga 25 juni 2018 lalu.

Hingga kini para korban belum dapat di evakuasi karena jalan menuju TKP masih di palang KKB dan wilayah itu masih dalam penguasaan KKB.

“Sudah siap 2 Pleton pasukan untuk menuju ke TKP, mudah-mudahan bisa evakuasi dan langsung pengejaran” kata Kamal.

Sebelumnya dilaporkan pada Sabtu 1 desember 2018 sekitar pukul 20.30 wit diperoleh informasi bahwa para pekerja (project manager PT. ISTIKA KARYA paket pembangunan jembatan Habema- Mugi) telah di bantai oleh KKSB, awal mula informasi pembataian itu terjadi 1 Desember 2018 pukul 02.00 wit tercatat 2 mobil menuju ke camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya pada 2 Desember 2018 pukul 20.00 wit 1 mobil strada kembali ke Wamena dan pada Senin 3 desember 2018 1 mobil strada kembali lanjutan dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga namun sampai saat ini belum ada kabar, dan di kabarkan bahwa mereka telah di bantai, PT Istaka Karya saat ini tengah melakukan pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi, jembatan di kali Aurak, kali Umtlat, kali Yigi, kali Nigidirik di Distrik Yigi Kabupaten Nduga.(Red)

LEAVE A REPLY