Timika (SinarPapua.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika bersama Kejaksaan dan Satnarkoba Polres Mimika, Kamis (23/5) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika berjenis shabu di Kantor BNN Mimika Jalan Cenderawasih.

Pemusnahan barang bukti seberat 5,44 gram tersebut berawal dari tertangkapnya RC pemilik barang haram itu saat akan melakukan transaksi pada Kamis (2/3) awaln bulan di Jalan Kartini Timika.

“Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku di jalan kartini, ditemukan ada 9 bungkus plastik klip bening yang berisikan butiran kristal narkotika berjenis shabu,” ucap Kepala BNN Mimika Mursaling kepada wartawan.

“Modus yang dijalankan tergolong baru karena barang bukti sengaja di buang di pinggir jalan kemudian diambil orang lain tanpak diketahui siapa yang mebuangnya. Pengambilan barang hanya dikendalikan melalui telpon selular,” katanya.

Mursaling menjelaskan, barang bukti yang akan dimusnahkan sebanyak 7 bungkus plastik klip sementara dua barang bukti lainnya akan dijadikan sample di laboratorium serta di jadikan alat bukti di pengadilan saat pelaku masuk persidangan.

Berikut adalah kronologi penangkapan terhadap RC.

Pelaku menghubungi seseorang dengan cara menelpon Hs yang sedang berada di Makasar Sulawesi Selatan dengan maksud melakukan pembelian paket narkotika jenis shabu . Kemudian pada Rabu (1/5) sekira 15.30, pelaku RC melakukan transfer uang sebanyak Rp 19.000.000 ke rekemng bemama Nasriani.

Setelah uang di transfer, HS lewat orang kepercayannya yang berada di Timika memberikan beberapa paket natkotika janis shabu sesuai pesanan pelaku. Paket Narkotika Jenis shabu tersebut kemudian diberikan kepada RC dengan cara di buang di pinggir jalan.

HS kemudian mengarahkan pelaku melalui telpon di untuk mengambil paket narkotika yang di pesan di pinggir jalan bilangan Budi Utomo. Setelah barang haram itu didapati, pelaku kemudian hendak mengedarkan paket tersebut namun petugas BNN Mimika yang telah melakukan pengintaian langsung menangkap pelaku tepat di Jalan Kartini dan ditemukan barang bukti sebanyak 9 bungkus yang di masukan dalam plastik klip bening berisi butiran kristal narkotika jenis shabu yang di masukan dalam pembungkus rokok evolution hijau yang telah di lakban.

Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam hukuman minimal 4 tahun penjara karena melanggar Pasal 112 ayat (2) dan ayat (1) jo pasal 127 ayat 1 huruf a Undang undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Red)

LEAVE A REPLY